


| Deskripsi singkat perusahaan: PT. XXXXXX Informasi Lowongan Jabatan: Junior Fungsi kerja: Junior Konsultan Posisi: Junior Konsultan Lokasi kerja: Jakarta Jenjang pendidikan: Diploma Jurusan: Diutamakan Ekonomi Pengalaman kerja: 2 Tahun Gaji yang ditawarkan: 2.500.000 Persyaratan: -usia antara 25-30 tahun -Pendidikan D3, disukai dari jurusan Manajemen -Berpengalaman min 2 tahun, dengan jenis pekerjaan yang sama -Teknis Pekerjaan : -Dapat membuat laporan akhir project, kertas kerja pekerjaan, -Meminpin Kick of Meeting, -Presentasi Progres Pekerjaan -Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mampu bekerja secara mandiri dan dalam tim | Deskripsi singkat perusahaan: PT. XXXXXX Informasi Lowongan Jabatan: Junior Fungsi kerja: Junior Konsultan Posisi: Junior Konsultan Lokasi kerja: Jakarta Jenjang pendidikan: Sarjana Jurusan: Diutamakan Ekonomi Pengalaman kerja: Fresh graduate Gaji yang ditawarkan: 3.100.000 Persyaratan: -usia antara 25-30 tahun -Pendidikan SI, disukai dari jurusan Manajemen -Fresh Graduate, -Teknis pekerjaan : -Dapat membuat laporan akhir project, kertas kerja pekerjaan, -Meminpin Kick of Meeting, -Presentasi Progres Pekerjaan -Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mampu bekerja secara mandiri dan dalam tim |
Tanda Tanya Besar =
1. Apakah perusahaan hanya memakai Ijazah yang didapat sama pekerja ketika menyelesaikan studi??????
2. Apakah Pendekatan penggajian sudah salah???
3. Dimana peran UU perburuhan dengan kondisi seperti ini, dan apa control pemerintah.
4. Ada Gap yang terlalu besar ketika ijazah di sandingkan dengan tanggung jawab kerja, kemampuan dan beban kerja.
Contoh kasus.
Mungkin ini banyak ditemui di dunia pekerjaan dimanapun kita berada, Artikel ini bukan merupakan copy paste dari link manapun, ini merupakan tulisan asli dari saya, yang coba bertanya kepada alam maya tentang pertanyaan saya yang tak kunjung terjawab. Format penulisannyapun berantakan, karena saya bukan penulis maupun bloger yang baik. Saya Cuma ingin mengungkapkan pertanyaan besar tentang kebingungan saya.
Bayangkan apabila si A merupakan pelamar dengan spesifikasi D3 dengan pengalaman pernah bekerja di tempat yang sama selama 2 tahun. Kemudian si A di terima di perusahan PT. XXX dengan gaji yang tertera di informasi lowongan pekerjaan. Seiring berjalannya waktu, si A menjadi coordinator dalam setiap project yang harus di kerjakan bersama client dengan tugas pokok teknis
1. Pengganti Project Manager ketika berhalangan
2. Membuka dan menutup meeting
3. Presentasi progress kegiatan
4. Menjadi public speaker ketika project manager tidak ada.
Bayangkan apabila si B melamar di perusahaan PT. XXX dengan gaji yang tertera di informasi lowongan kerja, si B dilibatkan dalam suatu project yang di pimpin oleh si A, dari segi pendapatan dan tanggung jawab ada gap yang terlampau jauh, yang saya kira sudah tidak masuk dalam batas toleransi kebijakan yang salah. Tugas pokok si B yang harus di kerjakan dengan client :
1. Mengikuti perintah si A sebagai pengganti project manager.
2. Tidak membuka dan menutup meeting (karena belum berpengalaman)
3. Tidak presentasi progress kegiatan (karena belum berpengalaman)
4. Tidak menjadi public speaking (karena belum berpengalaman)
BAGAIMANA DENGAN PENDAPATAN MEREKA BERBANDING TANGGUNG JAWAB DAN BEBAN KERJA?????
Namun itu yang terjadi, ketika kita harus berlindung dan mengadu pada siapa. Sabar lah.







